FOTO:
Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.AB bersama Ketua Baitul Mal Kota Langsa H. Muammar Qaushar, S.Sos.I dan Plt. Kadis Sosial Kota Langsa Darma Putra, S.E., menyerahkan bantuan masa panik kepada Geuchik Gampong Batee Puteh untuk korban kebakaran di Langsa Lama, Rabu (12/8).
TribuneLangsa.com – Langsa Pemerintah Kota Langsa menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Rabu (12/08/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, S.AB, didampingi Anggota DPRK Langsa Ridwan Malem, Ketua Baitul Mal Kota Langsa H. Muammar Qaushar, S.Sos.I, dan Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Langsa Darma Putra, S.E., beserta jajaran staf.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Geuchik Gampong Batee Puteh, Muhammad, didampingi anggota Tuha Peut dan Kepala Dusun setempat.
Korban kebakaran, Alfiansyah (39), diketahui merupakan anggota Polri dan saat ini masih menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit di Banda Aceh.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pangan, sandang, dan perlengkapan rumah tangga dari Dinas Sosial Kota Langsa. Selain itu, Baitul Mal Kota Langsa juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000.
Mewakili Pemko Langsa, Ketua DPRK Langsa Melvita Sari berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan keluarga.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban hidup korban sekeluarga. Kami mendoakan semoga korban cepat sembuh dan sehat, serta keluarga dapat menerima cobaan ini demi melanjutkan hidup yang lebih baik ke depannya. Mari kita doakan agar keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Melvita Sari.
Rincian Bantuan yang Diserahkan:
Beras, telur, sarden, air mineral, mie instan, gula, minyak goreng, kecap, saus, matras, kasur, jilbab, mukena, sajadah, handuk, selimut, sarung, daster, family kit, dan kids ware.
Kronologi Kebakaran
Sebelumnya, kebakaran menimpa satu unit rumah permanen milik Alfiansyah (39) di Perumahan Pondok Kelapa, Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Minggu (09/08/2026) sekitar pukul 21.40 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah permanen beserta seluruh perabot dan peralatan rumah tangga hangus terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Saat kejadian, di dalam rumah hanya terdapat anak korban. Sementara korban bersama keluarga lainnya sedang berada di Banda Aceh.
Penulis: Wiwin












