LANGSA | Tribunelangsa.com – Setelah dibuka kembali pasca penundaan tahapan pemilihan, proses pendaftaran bakal calon Geuchik Gampong Tualang Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa mulai menunjukkan dinamika yang cukup tinggi.
Hingga saat ini, Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Tualang Teungoh telah mengeluarkan sedikitnya lima formulir pendaftaran bagi warga yang berminat mengikuti kontestasi Pilchiksung tahun 2026.
Ketua P2G Gampong Tualang Teungoh, Chaidir, saat diwawancarai Tribunelangsa.com, Rabu (10/6/2026), mengatakan bahwa sejak tahapan pendaftaran kembali dibuka, sejumlah tokoh masyarakat telah mengambil formulir sebagai langkah awal untuk mengikuti proses pencalonan.
“Sejak dibuka kembali pendaftaran calon geuchik pasca penundaan, P2G Gampong Tualang Teungoh telah mengeluarkan formulir pendaftaran kepada lima bakal calon geuchik,” ujar Chaidir.
Adapun nama-nama yang telah mengambil formulir pendaftaran tersebut adalah:
Anwar Afwadi, A.Md
H. Basri, SH, MH
Samsuar Amin
drh. Muhammad Izzat
Bustami
Menurut Chaidir, pengambilan formulir merupakan tahapan awal dalam proses pencalonan. Para bakal calon masih harus melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan sesuai ketentuan dan jadwal yang berlaku.
“Pengambilan formulir belum berarti resmi menjadi calon. Seluruh bakal calon masih harus melengkapi berkas dan mengikuti tahapan verifikasi yang dilakukan panitia,” jelasnya.
Ia menambahkan, P2G berkomitmen menjalankan seluruh tahapan Pilchiksung secara profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku. Panitia juga membuka ruang yang sama bagi seluruh warga yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi tingkat gampong tersebut.
Meningkatnya jumlah warga yang mengambil formulir menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan dan pemerintahan Gampong Tualang Teungoh. Kehadiran sejumlah nama dari berbagai latar belakang profesi dan pengalaman juga diperkirakan akan membuat kontestasi Pilchiksung tahun ini berlangsung lebih kompetitif.
P2G berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar serta mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya pemilihan geuchik yang aman, tertib, dan demokratis.
Sementara itu, masyarakat Gampong Tualang Teungoh kini menantikan perkembangan tahapan berikutnya, termasuk proses pengembalian berkas, verifikasi administrasi, hingga penetapan calon yang berhak mengikuti pemilihan geuchik secara langsung.
Pilchiksung 2026 di Kota Langsa sendiri menjadi perhatian banyak pihak karena akan menentukan arah kepemimpinan gampong untuk enam tahun ke depan serta menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan partisipatif. (Redaksi)












